BMKG Sebut 6 Wilayah Jawa Tengah Berpotensi Hujan Ringan Siang Ini, Sragen hingga Jepara
SEMARANG — BMKG Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk wilayah Jawa Tengah pada Rabu (5/8/2026). Potensi hujan ringan diprakirakan terjadi di enam kabupaten/kota pada rentang pukul 07.00-19.00 WIB.
Prakirawan Cuaca BMKG Ahmad Yani Semarang, Risca Maulida, dalam keterangan tertulisnya menyampaikan bahwa kondisi pagi hari umumnya cerah hingga cerah berawan. Memasuki siang hingga awal malam, sebagian besar wilayah Jawa Tengah diprediksi cerah berawan hingga berawan.
Enam Wilayah Berpotensi Hujan Ringan
Wilayah yang berpotensi mengalami hujan ringan meliputi Banjarnegara, Sragen, Grobogan, Pati, Jepara, dan Temanggung. BMKG menegaskan potensi hujan ini bersifat tidak merata dan lebih condong terjadi di area pegunungan, dataran tinggi, serta sebagian Jawa Tengah bagian timur.
"Berpotensi hujan ringan tidak merata terutama di wilayah pegunungan, dataran tinggi, sebagian Jateng timur, dan sekitarnya," ujar Risca Maulida.
Suhu Udara Capai 34 Derajat Celcius di 12 Kota
Secara umum, suhu udara di Jawa Tengah hari ini berkisar antara 16 hingga 34 derajat Celcius. Sementara itu, tingkat kelembaban udara diprakirakan berada di angka 45 hingga 95 persen.
BMKG merinci sejumlah daerah diprediksi mengalami suhu maksimum mencapai 34 derajat Celcius. Kota-kota tersebut antara lain Sragen, Grobogan, Blora, Rembang, Pati, Jepara, Demak, Kendal, Batang, Pemalang, Semarang, dan Pekalongan.
Wilayah Cerah Berawan dan Berawan
Untuk kategori cerah berawan, BMKG menyebutkan wilayah Kebumen, Purworejo, Klaten, Sukoharjo, Wonogiri, Demak, Kendal, Batang, Kajen, Solo, Semarang, Pekalongan, dan Tegal. Kondisi ini diprediksi terjadi sepanjang hari.
Sementara itu, wilayah dengan kondisi berawan meliputi Cilacap, Purwokerto, Purbalingga, Wonosobo, Mungkid, Boyolali, Karanganyar, Blora, Rembang, Kudus, Ungaran, Pemalang, Slawi, Brebes, Magelang, Salatiga, Bumiayu, Majenang, dan Ambarawa.
BMKG mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap perubahan cuaca yang dinamis, terutama bagi warga yang beraktivitas di luar ruangan pada siang hingga sore hari.