Breaking

Jadwal Pemadaman Listrik di Sulsel: Penyebab dan Perkiraan Pulih

RE
Kamis, 03 September 2026
Jadwal Pemadaman Listrik di Sulsel: Penyebab dan Perkiraan Pulih
Petugas PLN melakukan pemeriksaan rutin pada salah satu unit pembangkit listrik di Sulawesi Selatan.

NAVIGASI.CO.ID — General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Sulselrabar, Edyansyah, menjelaskan bahwa pengaturan beban dilakukan untuk menjaga sistem kelistrikan tetap stabil. Langkah ini diambil setelah salah satu unit Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) IPP Jeneponto berkapasitas 125 megawatt (MW) menjalani pemeliharaan rutin. Berkurangnya pasokan listrik sebesar itu memaksa PLN menyesuaikan distribusi daya ke sejumlah wilayah.

Ada Apa dengan Pasokan Listrik Sulsel?

Pemeliharaan pembangkit memang bagian dari upaya menjaga keandalan pasokan dalam jangka panjang. Namun, selama proses berlangsung, pasokan daya ke pelanggan berkurang cukup signifikan. PLN pun menerapkan pengaturan beban secara bergilir agar tidak ada wilayah yang mengalami pemadaman total dalam waktu lama.

Edyansyah menegaskan, seluruh pembangkit yang tersedia kini dioptimalkan. Pekerjaan pemeliharaan juga dipercepat agar pasokan listrik bisa kembali normal sesuai target. Jika tidak ada kendala tambahan, sistem kelistrikan Sulselbartra beroperasi normal paling lambat 5 September 2026.

Tambahan 200 MW Disiapkan

Untuk memperkuat sistem kelistrikan, PLN juga menyiapkan tambahan kapasitas pembangkit sekitar 200 MW yang saat ini memasuki tahap akhir penyelesaian. Kehadiran tambahan pasokan ini diharapkan mengurangi risiko pengaturan beban pada hari-hari berikutnya, bahkan setelah pemeliharaan selesai.

Langkah ini menjadi kunci agar gangguan serupa tidak berulang dalam waktu dekat. Dengan tambahan daya tersebut, cadangan listrik di Sulselbartra akan lebih longgar saat salah satu pembangkit harus menjalani perawatan di masa mendatang.

Bagaimana Cara Cek Wilayah Terdampak?

PLN mengimbau pelanggan untuk memantau jadwal pemadaman melalui aplikasi PLN Mobile, khususnya fitur "Cek Padam Sekitar Saya". Melalui layanan tersebut, warga dapat mengetahui wilayah terdampak dan estimasi waktu pemulihan secara cepat.

Selama pemadaman berlangsung, sebaiknya matikan peralatan elektronik yang tidak digunakan. Langkah sederhana ini bisa menghindari risiko kerusakan barang elektronik saat aliran listrik kembali menyala.

PLN menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan pelanggan. Perusahaan meminta masyarakat terus mengikuti informasi resmi melalui aplikasi PLN Mobile maupun kanal komunikasi resmi PLN lainnya.

Berita Terkait

Lihat Semua

Berita Lainnya

Lihat Semua