Startup AI Podcast Rebel Audio Kantongi Pendanaan Series A, Valuasi USD 50 Juta
NAVIGASI.CO.ID — Rebel Audio mengumumkan penutupan putaran pendanaan Series A dengan target USD 10 juta, menempatkan valuasi perusahaan podcasting berbasis AI itu di kisaran USD 50 juta setelah pendanaan. Putaran ini dipimpin HardScope, perusahaan media kreator yang didirikan salah satu co-founder DraftKings, Matt Kalish. Langkah ini menandai ekspansi agresif Rebel Audio setelah keluar dari mode stealth pada Maret 2026.
HardScope memimpin putaran ini. Perusahaan media kreator itu diluncurkan September lalu oleh Matt Kalish, salah satu pendiri DraftKings, dengan misi mengubah IP yang digerakkan kreator menjadi waralaba. Kalish juga mendapat kursi di dewan direksi Rebel Audio.
Siapa di Balik Rebel Audio
Rebel Audio didirikan Jared Gutstadt, sebelumnya pendiri rumah produksi podcast Audio Up. Perusahaan ini keluar dari mode stealth pada Maret 2026 dan sejak itu mengembangkan perangkat AI untuk membantu kreator merekam, mengedit, mempublikasikan, menerjemahkan, mendistribusikan, hingga memonetisasi konten mereka.
Sejumlah nama besar industri hiburan terlibat sebagai advisor. Mark Burnett, produser televisi di balik The Apprentice, Survivor, The Voice, dan Shark Tank, masuk jajaran penasihat. Mike Majlak, co-host podcast Impaulsive bersama Logan Paul, menjabat sebagai chief creator in residence.
Dewan direksi juga diisi Ben Lurie, Jacob Dezarn, dan Jonathan Schulman. Kombinasi ini menunjukkan Rebel Audio membangun jaringan di persimpangan antara teknologi, produksi konten, dan ekonomi kreator.
Modal Baru untuk Infrastruktur AI
Dana segar dari putaran ini akan dipakai memperluas infrastruktur AI perusahaan. Sebagian lain dialokasikan untuk akuisisi kreator dan pemasaran seiring pertumbuhan bisnis.
Putaran Series A ini menyusul putaran seed senilai USD 4,15 juta yang kelebihan permintaan. Meski pendanaan utama sudah rampung, Rebel Audio masih membuka jendela 90 hari untuk investasi tambahan.
Visi Satu Platform untuk Kreator Mandiri
Gutstadt menyebut Rebel Audio sebagai versi paling sederhana dari misinya selama bertahun-tahun membangun alat untuk kreator. Ia menegaskan fokus perusahaan adalah menghapus hambatan teknis dan mengembalikan waktu para kreator.
"I started my career in dark editing rooms, fighting the tools just to get the work done, and have been building creator tools ever since," kata Gutstadt. "Rebel is the simplest version of that mission: remove the friction, give creators their time back."
Ia juga menyoroti peran Kalish yang membangun DraftKings menjadi salah satu nama besar di industri hiburan olahraga. Menurut Gutstadt, pemahaman Kalish soal teknologi dan performance marketing menjadi bahan bakar bagi efek jaringan Rebel Audio.
Kalish sendiri menilai Rebel Audio membuka jalan bagi jutaan calon kreator untuk memproduksi konten berkualitas secara mandiri. Ia memprediksi generasi kreator berikutnya akan mengandalkan platform AI serba bisa, tanpa perlu tim besar untuk memulai dan meluncurkan karya.
"Rebel Audio empowers millions of aspiring creators to make great content independently and with almost no friction," ujar Kalish. "The next generation of creators will use one-stop-shop AI powered platforms to show you don't need a big team to create and launch great content."
Bagi HardScope, mendukung kreator membangun proyek ambisius dan audiens merupakan inti dari misi perusahaan. Pasar podcasting global memang terus tumbuh, dan gelombang alat berbasis AI diprediksi mengubah cara kreator Indonesia serta dunia memproduksi konten audio dalam beberapa tahun ke depan.