Breaking

Laju Angkutan Saia Agustus Tumbuh 8,7%, Tarif Kontrak Raih Kenaikan Dua Digit

RE
Jumat, 04 September 2026
Laju Angkutan Saia Agustus Tumbuh 8,7%, Tarif Kontrak Raih Kenaikan Dua Digit
Laju angkutan Saia pada Agustus tumbuh 8,7% secara dua tahun berturut-turut, dengan tarif kontrak naik dua digit.

NAVIGASI.CO.ID — Johns Creek, Georgia — Saia (NASDAQ: SAIA) melaporkan kenaikan pengiriman harian sebesar 1,1% dan bobot per pengiriman yang melonjak 7,5% sepanjang Agustus. Peningkatan metrik ini sedikit lebih baik dibandingkan laju pertumbuhan Juli yang mencatatkan tonase 8,7% pada basis dua tahun berturut-turut (two-year stacked). Perusahaan juga telah memberlakukan kenaikan tarif umum (general rate increase/GRI) sebesar 7,1% pada 6 Juli lalu, yang menurut manajemen berpotensi menimbulkan volatilitas permintaan jangka pendek.

Kenaikan Tarif dan Margin Operasional

Saia menegaskan bahwa GRI tahun ini 120 basis poin lebih tinggi dan diterapkan tiga bulan lebih awal dibandingkan kenaikan tarif tahun lalu. Sementara itu, pembaruan kontrak tarif rata-rata mencapai 10,7% pada kuartal kedua, atau tumbuh 15,8% jika dihitung dengan basis dua tahun.

Perusahaan mencatat perbaikan margin y/y pada kuartal kedua untuk pertama kalinya sejak kuartal pertama 2024. Namun, proyeksi kuartal ketiga menunjukkan sedikit penurunan dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Saia memperkirakan rasio operasional (operating ratio/OR) mencapai 87,9%, lebih buruk 30 basis poin secara y/y jika tidak menghitung keuntungan real estat pada kuartal ketiga 2024.

Ekspansi Jaringan dan Tantangan Efisiensi

Sejak 2022, Saia telah membuka, memperluas, atau merelokasi sekitar 60 terminal, meningkatkan jumlah pintu (door count) sebesar 25% dan mentransformasi perusahaan menjadi operator nasional. Namun, lokasi-lokasi baru ini masih beroperasi dengan rasio operasional di kisaran rendah 90%, menjadi beban dibandingkan jaringan lainnya yang beroperasi di kisaran rendah 80%.

Perusahaan juga menunda kenaikan upah tahun lalu dari Juli ke Oktober, namun memberlakukan kenaikan baru pada Juli tahun ini. Hal ini menciptakan tekanan dari tumpang tindih kenaikan upah yang akan membebani kinerja kuartal ketiga.

Konteks Industri: Data Manufaktur Masih Ekspansif

Kinerja saham emiten transportasi pekan ini sempat tertekan setelah rilis data manufaktur AS yang sedikit di bawah ekspektasi. Institute for Supply Management (ISM) mencatat Manufacturing PMI berada di angka 54,6 pada Agustus, lebih rendah 60 basis poin dari konsensus dan turun 100 basis poin dibandingkan Juli yang merupakan level tertinggi dalam empat tahun.

Sub-indeks pesanan baru—indikator aktivitas masa depan—turun 3 poin ke 53,7, meski data keseluruhan masih berada di zona ekspansi untuk bulan kedelapan beruntun. Volume angkutan truk biasanya tertinggal sekitar tiga bulan dari indeks ini.

Harga saham SAIA naik 2,9% pada perdagangan Kamis, sementara Old Dominion (NASDAQ: ODFL)—kompetitor utama yang juga merilis data Agustus—turun 2,4%. Saham LTL lainnya sempat ditutup turun 4-7% awal pekan setelah rilis data manufaktur.

Sebagai salah satu dari sedikit perusahaan LTL yang tercatat di bursa, laporan kinerja tengah kuartal Saia menjadi barometer penting bagi subsektor angkutan truk yang minim data publik. Pelaku industri akan mencermati apakah momentum pertumbuhan tonase dapat bertahan mengingat sisa tahun ini menawarkan basis perbandingan yang lebih mudah, tidak termasuk November.

Berita Terkait

Lihat Semua

Berita Lainnya

Lihat Semua